Site Visit June 2015 "Wedding at Pan Pacific Nirwana Resort Bali"

Dear All,


Awal Juni kemarin kan saya sempat short visit ke Bali, dan kunjungan kami kemarin itu sebenarnya bukan untuk liburan, tapi untuk menyelesaikan semua urusan administratif kami ( klik disini untuk yang mau tahu syarat legal wedding nya), jadi semua mulai dari urusan baptis si hunny sampai tanda tangan prenup dan urusan ke konsulat kami selesaikan waktu awal Juni itu dan bless the Lord semua lancar sesuai schedule yang kami rencanakan termasuk juga site visit ke venue wedding kami yaitu Pan Pacific Nirwana Resort Tanah Lot.
*pose bahagia yang puas liat venue*

Syarat Menikah dengan warga negara Belanda

Dear all,

img by google
Kali ini saya ingin share pengalaman saya belum lama ini urus-urus surat untuk menikah di catatan sipil, ohya buat yang muslim mungkin bisa klik disini (blog salah satu teman saya). Proses surat-surat menikah sipil ini sebenarnnya nggak susah ya selama kita jelas punya akta lahir-kartu keluarga-KTP, tapi ya pastinya kalau yang namanya mau menikah selalu ada kan yah temptation nya :D kemaren sempet stress dibuat sih dengan regulasi yang satu instansi dengan instansi terkait lainnya ternyata beda-beda. Tapi puji Tuhan semua beres sesuai waktunya...

Resep sate lilit Bali mudah dan enak

Kali ini saya mau share resep sate lilit, ini adalah salah satu resep andalan saya... awalnya belajar dari acara masak bareng temen-temen di bangkok, tapi lalu saya banyak modifikasi agar lebih light tapi tetep endes badai hahaha. Dan terbukti menu sate lilit ini adalah menu yang selalu di sukai oleh si hunny.



Menikah dengan WNA? sebaiknya membuat perjanjian pranikah a.k.a prenuptial agreement (2)

Well, sebelumnya saya sudah sharing tentang pengalaman saya membuat prenup, silahkan klik disini jika ingin membacanya , nah berikut saya hanya ingin menambahkan sedikit informasi mengenai prenuptial agreement atau perjanjian pranikah ini.

Menikah dengan WNA? sebaiknya membuat perjanjian pranikah a.k.a prenuptial agreement

Holaaa,


Kali ini saya mau share pengalaman saya dalam membuat prenuptial agreement atau perjanjian pranikah, saya bukan ahli dalam hal ini tetapi apa yang akan saya bagikan disini adalah berdasarkan pengalaman pribadi saya.


Awalnya saya tidak merasa perlu untuk membuat prenup ini, tetapi setelah saya banyak mempelajari seluk-beluk tentang perkawinan campur antara WNI dengan WNA saya akhirnya memutuskan untuk membuat prenup. Awalnya saya agak ragu soal prenup ini, nikah kok pake bagi-bagi harta segala?, or kenapa soal cerai juga pakai dituangkan dalam selembar kertas? dll banyak hal yang saya merasa prenup ini jadi terkesan perjanjian yang hanya mengukur perkawinan tersebut berdasarkan harta atau materi.