Liburan ke Amed (Melihat Bali dari sudut timurnya)

 Sunrise di Amed, view dari dalam kamar saya

Kali ini masih cerita dari perjalanan liburan saya ke Bali Agustus 2015 kemarin, setelah liburan dengan orang tua saya, kami memutuskan untuk melanjutkan liburan kami ke Amed. Mungkin belum banyak yang tahu mengenai daerah ini, tidak juga saya sampai beberapa tahun lalu hunny membawa saya ke daerah yang ternyata punya pemandangan yang sangat Indah, kekaguman saya bukan tanpa alasan... selain memiliki pemandangan yang Indah, dan lautan yang biru Amed juga masih jauh dari hal-hal modern, jadi bener-bener ngerasa dekat dengan alam.

 View dari kamar saya

Amed terletak di daerah Bali timur, berbatasan langsung dengan lautan luas yang biru menjadikan Amed daerah yang sangat kering dan panas, tapi hal tersebut tidak mengurangi keindahannya. Memerlukan waktu 3,5 jam jika berkendara dari airport (tanpa macet) dan tempat ini harus dijangkau dengan kendaraan pribadi (sewa mobil), bagi yang belum pernah sebaiknya sewa menggunakan supir untuk mengantar kita ke Amed, karena medan yang terjal disarankan kalau mau menyetir memang harus punya kemampuan menyetir yang baik, di Amed sendiri kita bisa sewa motor atau berjalan kaki
jika ingin explore daerah ini karena tidak begitu luas.

Kebanyakan di Bali kami menyetir sendiri, termasuk ke Amed ini.

Terakhir saya ke Amed, saya tinggal di Bluemoon Villas, perkembangan wisata di Amed tidak terlalu pesat tetapi sudah baik, sudah mulai banyak penginapan, dan restaurant yang membuat liburan kita semakin mudah. Untuk penginapan kita bisa booking online, dan harga penginapan di Amed pun tidak mahal, kebanyakan turis yang datang adalah turis internasional... saya jarang sekali melihat turis lokal di daerah sini kecuali ada beberapa orang Indonesia yang menikah dengan WNA seperti saya.



Selain Amed, ada bukit Sraya yang memiliki pemandangan fantastis tapi kering sekali, bukit-bukit disini bukan bukit hijau, melainkan bukit tandus. di Sraya sendiri kebanyakan adalah tempat tinggal penduduk lokal, jadi paling hanya 1-2 penginapan, suasananya masih sederhana jauh dari moderenisasi sehingga jadi pilihan bagus untuk kita yang memang tidak menyukai liburan ala modern (seperti saya).


Villa tempat saya tinggal yaitu Bluemoon merupakan villa yang bisa dibilang mahal untuk daerah Amed, tetapi memang memiliki fasilitas yang jauh lebih baik dan pemandangan yang stunning. Setiap pagi dari dalam kamar, saya bisa merasakan dan melihat matahari terbit secara langsung... memandang lautan biru yang tenang dan luas, plus udara yang sangat fresh langsung dari lautan. Untuk stay di villa ini kita tidak bisa pakai website booking online, melainkan harus langsung booked ke villanya dan tarif dalam mata uang Euro, jadi kurs disesuaikan dengan waktu pembayaran kita. 

Setiap hari staff di Bluemoon bikin ini di kamar kami :)

Jika kamu suka traveling dan senang dengan alam, Amed ini menjadi tempat yang harus dikunjungi di Bali Timur, saya sendiri lebih suka liburan ketempat sepert Amed dibandingkan jika harus ke Kuta atau Seminyak, buat saya mereka bukan Bali yang alami lagi. Ohya karena Amed ini jauh dari mana-mana sebaiknya prepare uang cash, ada sih ATM tapi cuma di satu tempat diawal kita memasuki area Amed, selebihnya tidak ada,


Aktifitas di Amed :

Amed selain terkenal dengan pemandangan sunrise di pagi hari, kita juga bisa Snorkling dan Diving, saya akan bahas pantai-pantai yang bagus untuk kita snorkling di tulisan selanjutnya. Selain aktifitas di air kalau kita mau rajin bangun pagi hari kita juga bisa mengejar pemandangan gunung Agung dengan mata telanjang dan secara utuh (tidak dihalangi awan), atau lari pagi juga bisa menjadi aktifitas yang menyenangkan karena di Amed sendiri tidak banyak kendaraan yang berlalu lalang, jalanan yang berbukit akan menjadi tantangan tersendiri tetapi semua akan terasa menyenangkan karena kita ditemani dengan pemandangan yang sangat Indah. Selebihnya Amed adalah tempat yang tepat untuk liburan sambil bermalas-malasan.

 Gn. Agung dipagi hari

My hunny :)

Transportasi ke Amed :

Banyak hotel-hotel menyediakan antar jemput dari airport ke hotel tersebut di Amed, atau bisa juga sewa mobil dengan supir jika masih ragu karena medan jalanan yang terjal serta ada di beberaa jalan kita akan selalu bareng dengan truk-truk besar pembawa pasir. Tetapi saya pribadi selalu menyewa mobil tanpa supir karena kami sudah tau medan di daerah sana.


Saya tidak akan pernah bosan ke daerah Amed ini, untuk tinggal selama liburan maupun hanya berhenti menikmati indahnya pemandangan dan bersnorkling. Semoga Amed tetap menjadi tempat yang alami dan tidak di ekploitasi secara berlebihan hanya untuk kepentingan bisnis semata... I heart you Amed.




Love,
C


2 komentar:

  1. Aaaaaa abis stalkerin blognya jadi bikin pengen ke Bali huhuhu >.<

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thank you ellen,

      Iyaya Bali itu ternyata luas... ak aja nggak pernah bosen kesana... hihihi

      Hapus